Arsip Kategori: woman stuff

Akhwat Bergerak

Akhwat Bergerak ini program yang diinisiasi oleh Teh Peggy Melati Sukma bekerja sama dengan ACT (Lembaga Kemanusiaan Global Aksi Cepat Tanggap). Program kemanusiaan yang tidak hanya didedikasikan untuk masyarakat Indonesia namun untuk masyarakat dunia. Program ini terbentuk dan mulai berjalan pada tahun 2014

Dengan motto “Tebar Inspirasi, Berbagi Inspirasi, Berbagi Perjuangan dan Bangkit Bersama”, Akhwat Bergerak mempunyai program utama yaitu berbagi amal dan pemberdayaan untuk ekonomi muslimah di Indonesia.

Lanjutkan membaca Akhwat Bergerak

Replashion up2date

Brand busana muslim Up2Date kembali meluncurkan koleksi busana terbaru, sebagai arahan tren untuk 2011 mendatang. Diadakan bersamaan dengan perhelatan Jakarta Fashion Week 2010/2011, Kamis (11/11) di Pacific Place, Jakarta, Up 2 Date kali ini mengusung tema ‘Replayshion’.

Berasal dari kata ‘replay’ (memainkan kembali) dan ‘fashion’ (mode), tim desainer Up2Date yang terdiri dari 6 wanita muda ingin mengajak para pencinta fashion untuk memanfaatkan baju-baju lama yang diberi sentuhan baru, hingga menciptakan gaya yang lebih segar, modis dan modern.

“Kami ingin ajak kaum muslimah sadar gaya, tapi tetap jadi diri sendiri dengan apa yang dikenakan. Memainkan kembali koleksi lama, tapi ditambah sentuhan baru,” ungkap Direktur PT Trimoda Up2Date Nita Damayanthi.

Nita menjelaskan, untuk tampil fashionable tidak harus memakai semua yang baru dari atas sampai bawah, tapi hanya dengan menambahkan rompi, atau jaket berdesain unik pada busana basic atau blouse lama, tampilan jadi lebih baru dan menarik.

Sentuhan baru dimunculkan dalam potongan dan detail simple namun unik, misalnya vest asimetris, syal aksen ruffle, pola-pola dekonstruktif yang nampak tak beraturan, juga ornamen kancing, tali dan kantong yang ditempel di bagian samping, depan atau belakang baju.

Nita menambahkan, desain koleksi kali ini lebih matang dan elegan dibandingkan dua koleksi sebelumnya, ‘Transconic’ dan ‘Interaction’. Kematangan desain terlihat dari penggunaan material yang lebih beragam, desain lebih simple dan warna-warna netral atau flat seperti khaki, putih, abu-abu dan hitan dengan sedikit sentuhan biru.

“Dulu kami lebih banyak pakai bahan kaos, sekarang ada linen, wool, chiffon, rajut, jersey dan denim. Banyak gaya busana tumpuk, dekonstruktif dan asimetris, yang kami prediksikan akan booming tahun depan,” ucap Nita.

Satu lagi yang berbeda dari koleksi kali ini, adalah penggunaan motif-motif tie dye dan olahan bahan denim menjadi ragam aplikasi dan potongan unik. Misalnya saja, celana jeans yang dirancang terbalik menjadi sebuah rompi, rok panjang dengan aplikasi patchwork yang nampak seperti celana jeans yang menempel, juga pencampuran jeans dengan chiffon dan jersey yang membuat busana lebih menarik.

“Kekuatan desain kami adalah simple, minim detil tapi punya sesuatu yang unik dari permainan cutting, bentuk dan jahitan rumit,” tambah Nita.