Arsip Kategori: Fiber Optic

Mengenal Patch Cord

Fiber optic sendiri merupakan media transmisi yang terbuat dari serat kaca dan plastik yang menggunakan bias cahaya dalam mentransmisikan data. Sumber cahaya yang digunakan adalah laser karena mempunyai spectrum yang sangat sempit.

Media transmisi fiber optic sudah menggantikan eranya media copper (tembaga) dengan alasan bahwa fiber optic memiliki banyak kelebihan, yaitu :

informasi ditransmisikan dengan kapasitas (bandwidth) yang tinggi, karena murni terbuat dari kaca dan plastik maka signal tidak terpengaruh pada gelombang elektromagnetik dan frekwensi radio. Sementara media tembaga dapat dipengaruhi oleh interferensi gelombang elektromagnetik dan media wireless dipengaruhi oleh frekwensi radio. Dengan kelebihan yang dimiliki ini maka fiber optic sudah banyak digunakan sebagai tulang punggung (backbone) jaringan telekomunikasi.

Lanjutkan membaca Mengenal Patch Cord

Serat Optik 4

BAB IV

SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK (SKSO)

4.1 Prinsip Kerja SKSO

Serat optik adalah suatu bumbung gelombang yang berisi dielektrik dengan indeks bias tertentu yang digunakan untuk merambatkan energi elektro magnetik pada frekuensi antara 300 – 600 TeraHertz (frekuensi optik). Karena frekuensi kerjanya berupa frekuensi optik (cahaya), maka sistem ini bekerja berdasarkan perambatan sinyal cahaya.

Sistem komunikasi serat optik mempunyai prinsip yang berbeda dengan sistem microwave dalam hal frekuensi kerja gelombang pembawa yang digunakan untuk membawa informasi. Carrier berupa cahaya mempunyai frekuensi sebesar 200 THz, yang sangat jauh berbeda dengan carrier microwave (1 GHz).

Lanjutkan membaca Serat Optik 4