GARUDA DI DADAKU

garuda didadaku1

20_003Alhamdulillah, Insya Alloh film Indonesia yang bermanfaat akan rilis, judulnya Garuda Di Dadaku. Film dengan mengusung nilai patriotisme ini, jarang kita temui di Bioskop Indonesia. Dulu sempat booming adalah NagaBonar lalu dirilis Naga Bonar jadi 2 dengan genre komedi, lalu rilis ulang naga bonar.

GARUDA DI DADAKU tidak hanya mengisahkan perjuangan keras seorang anak untuk mencapai cita-citanya, tetapi juga bercerita tentang bagaimana menjalin hubungan dalam keluarga, antara anak, ibu dan kakek

GARUDA DI DADAKU adalah cerita yang meramu soal semangat tinggi untuk mencapai cita-cita,
persahabatan, dan sepakbola. Film drama keluarga untuk semua umur ini mengetengahkan
berbagai nilai dalam kehidupan lewat kacamata anak-anak, mengetengahkan kembali soal
persahabatan, kerja keras, perjuangan, dan semangat mencapai cita-cita, kejujuran, kasih sayang,
dan kebanggaan untuk menjadi anak Indonesia. Cerita film sangat inspiring, karakter anakanaknya
juga sangat inspiring. Bayu sudah jelas menggambarkan anak yang punya impian tinggi
dan bekerja keras penuh semangat demi cita-citanya. Heri yang diffable adalah motivator gila bola
berotak cerdas yang banyak mendukung Bayu soal ketahanan mental dan keahlian teknis.

Film yang diperankan oleh Emir Hamira, Aldo Tansani, Marsha Aruan, Ikranagara, Maudy Koesnaedi, Ramzi, Ari Sihasale, Leroy Osmani, Baron Yusuf Siregar, Wilson Klein Sugianto ini saya piker diproduseri oleh pasangan artis Ari Sihasale dan istri, ternyata oleh Shanty Harmayn. Dengan penata music oleh pasangan Sjuman (Aksan dan Titi). Brilliant sekali musiknya, apalagi OST utama oleh Netral dengan judul yang sama dengan filmnya.

sinopsis :

Bayu, yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya sambil mendribble bola untuk sampai ke lapangan bulu tangkis dan berlatih sendiri di sana. Heri, sahabat Bayu penggila bola, sangat yakin akan kemampuan dan bakat Bayu. Dialah motivator dan “pelatih” cerdas yang meyakinkan Bayu agar mau ikut seleksi untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional. Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan.

Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus. Terlalu mulukkah impian Bayu untuk menjadi pemain sepak bola yang hebat?

Para Pemain :

Emir Mahira sebagai Bayu
Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir pada 19 September 1997 dan sekarang duduk di kelas 6
SD Swasta. Mulai kelas 4 SD, Emir merengek dengan ayahnya minta untuk diijinkan bisa main
bola, akhirnya ia mulai masuk klub bola di sekolah. Sejak klub Arsenal berdiri, Emir langsung
berlatih di klub Arsenal. GARUDA DI DADAKU adalah pertama kali ia akting di depan kamera.
Berbeda dengan perannya sebagai Bayu yang dalam film tidak bisa menggambar, Emir memiliki
bakat menggambar sejak kecil, tergila-gila pada komik Jepang dan bahkan salah satu cita-citanya
adalah jadi animator. Cita-cita kedua pengidola Samuel Eto’o, Bojan Krkić, dan Ronaldinho ini
tentunya menjadi pemain bola. Cita-cita ketiga penggermar Krilin (tokoh dalam kartun Dragon Ball)
dan Johny Depp ini tentunya adalah menjadi pemain film. Penyuka The Ramons dan ABBA
(memang selera musik Emir di luar kebiasaan anak seumurnya karena terlalu jadul alias jaman
dulu) ini nilai rapornya justru naik begitu mulai main dalam film GARUDA DI DADAKU. Shooting
yang dilakoni sampai malam pun tidak berpengaruh pada ketahanan fisik penikmat ayam pop,
hamburger dan hotdog ini.

Ikranagara sebagai Usman (kakek Bayu)
Perannya sebagai Pak Harfan dalam film box office Laskar Pelangi adalah kemunculannya
kembali yang fenomenal dalam dunia perfilman Indonesia setelah lama vakum dan terakhir
mengingatnya sebagai tokoh kocak dalam film Kerjar Daku Kau Kutangkap dan Keluarga Markum.
Nama Ikrangara sebenarnya telah lama beredar di kalangan penggemar seni teater, antara lain
mereka yang menjadi langganan menonton di Pusat Kesenian TIM atau pun Gedung Kesenian
Jakarta (GKJ). Sutradara teater yang merangkap sebagai penulis naskah drama dan aktor
panggung ini telah menampilkan karyanya selama tidak kurang dari 30 tahun secara beruntun
tanpa lelah, selain juga melanglangkan karya-karyanya itu ke beberapa kota di dalam negeri
maupun di luar negeri. Ikra sempat lama bermukim di AS, dari akhir 1999 sampai akhir 2007.
Selama di AS itu dia menulis sejumlah puisi dan naskah drama dalam bahasa Inggeris, dan
menampilkannya ke panggung pertunjukan di AS, Kanada dan Inggeris. Selama empat tahun
terakhirnya dia berada di Washington DC bertugas sebagai Cultural Adiviser untuk Departemen
Kebudayaan pada Kedutaan Besar RI di Ibukota AS tersebut.
Bagi pemain teater kawakan ini, membangun karakter Usman, yang jauh berbeda dari karakter
Harfan bukanlah hal yang sulit. Untuk orang yang pernah menyutradarai satu-satunya film semi
dokumenter berjudul Harun (tentang apa yang dirasakan remaja cacad dan harus mengenakan
kaki palsu), film GARUDA DI DADAKU bicara tentang pendidikan di dalam rumah, sebuah isu
penting yang memotret juga di dalamnya tentang bagaimana seorang kakek mendisiplinkan cucu
satu-satunya dengan keras pada masa liburan sekolah demi kebaikan nasibnya di masa depan.

Maudy Koesnaedi sebagai Wahyuni (ibu Bayu)
Kelahiran Jakarta, 8 April 1975 ini mengawali karirnya sebagai model dan sempat menyabet None
Jakarta pada 1993. Sinetron Si Doel Anak Sekolah dimana Maudy berperan sebagai gadis lugu
bernama Zaenab telah melambungkan namanya dalam dunia huburan. Berbagai sinetron sempat
dibintanginya, antara lain Jangan Ucapkan Cinta, Getar Dawai Hati, dan Cinta Berkalang Noda.
Selain aktingnya di sinetron, ia juga pembawa acara yang handal di berbagai program televisi
selain juga bintang iklan.
Karirnya di dunia film tercatat dalam film Angin Rumput Savana dan film GARUDA DI DADAKU
adalah kembalinya Maudy ke dunia akting setelah vakum di dunia akting film maupun sinetron
sejak 2005. Bagi ibu seorang anak ini, film ini telah menawan hatinya sejak pertama kali
ditawarkan karena ceritanya yang bagus dan menginspirasi, segmen film yang merupakan film
keluarga, peran yang ditawarkan pas, dan penggarapan film yang serius. Intinya, ia puas bermain
dalam film ini.

Aldo Tansani sebagai Heri (sahabat Bayu)
Anak pertama dari tiga bersaudara ini mempunyai nama lengkap Christian Aldo Tansani. Aldo
yang dilahirkan pada 22 Desember 1998 ini sekarang duduk di kelas 4 sebuah SD swasta. Aldo
yang sedari kecil suka mengikuti gaya pamannya yang model, pada umur 4,5 tahun akhirnya main
sinetron, dan di umur 5 tahun mulai mendapat tawaran iklan. Pembanyol yang gemar bercanda ini
senang main gitar dan suka musik rock. Urusan olah raga, Aldo adalah pemain basket di
sekolahnya dan mengidolakan klub basket Amerika, Lakers. Tokoh Bart Simpsons dan anjing
super Bold adalah kesukaannya selain tokoh anak Jepang yang tadinya tidak bisa sepak bola tapi
berhasil jadi jagoan tendangan salto dalam komik Golden Age.
Cita-cita Aldo ada dua, yaitu jadi artis yang bagus dan juga pemain basket (yang terakhir ini
katanya kalau sempat saja diwujudkan). Penggemar spaghetti dan burger ini sempat main film Get
Married sebelum akhirnya main dalam GARUDA DI DADAKU sebagai Heri.
Ramzi sebagai Bang Duloh (supir Heri)
Melejit dalam dunia entertainment lewat peran sebagai Badrun dalam sinetron Cintaku di Rumah
Susun, lelaki bernama lengkap Ramzi Geys Thebe ini lahir di Jakarta, 23 Mei 1976. Lewat sinetron
Titipan Ilahi, Ramzi berhasil meraih penghargaan Aktor Pembantu Terpuji dalam Festival Film
Bandung 2005. Aktingnya di dunia film tercatat lewat film Doa Yang Mengancam dimana ia
berperan sebagai Kadir.
Dalam GARUDA DI DADAKU, Ramzi berperan sebagai Bang Duloh, supir sekaligus sudah
seperti keluarga Heri yang sangat sayang dan menjaga Heri. Sifat Bang Duloh yang humoris dan
periang sangat menghibur Heri dan Bayu. Ia juga banyak membantu Heri dan Bayu dalam
mewujudkan impian mereka.

Marsha Aruan sebagai Zahra (sahabat misterius Bayu dan Heri)
Pemilik nama lengkap Marsha Elisabeth Aruan ini lahir pada 24 Oktober 1996 dan sekarang duduk
di kelas 7 sebuah sekolah swasta di Jakarta. Meski sibuk dengan shooting dan OSIS, Marsha
adalah jagoan matematika di Math Club yang sempat ikutan ujian untuk bisa mengikuti olimpiade
matematika. Suka nyanyi-nyanyi karaoke lagu anak-anak sejak kecil, mulai umur 3 tahun Marsha
sudah main iklan, bahkan sudah pernah melanglang ke Cape Town, Afrika Selatan, untuk shooting
iklan. Umur 6 tahun mulai akting di sinetron Dia. Penggemar kartun Dora Emon dan Spongebob ini
adalah penikmat berbagai jenis musik termasuk musiknya D’Massiv dan David Archuleta. Penyuka
mie dan pasta ini gandrung dengan film High School Musical karena akting para pemainnya yang
menurut Marsha, bagus dan keren. Perannya sebagai Zahra yang misterius dalam GARUDA DI
DADAKU adalah filmnya yang ketiga. Sebelumnya, ia pernah tampil dalam film Love.
Ari Sihasale sebagai Pak Johan (instruktur pelatih di SSB Arsenal)
Pemilik nama lengkap Juharson Estrella Sihasale yang lahir di Tembagapura, 5 Oktober 1973 ini
mulai menapaki dunia seni lewat modelling. Setelah modelling, dunia tarik suara lewat grup vokal
Cool Colors dan dunia akting dijalani pria yang lebih sering dipanggil Ale Sihasale ini. Sinetron
seperti Antara Jakarta-Perth, Camelia, Cinta Pertama, dan Ali Topan Anak Jalanan pernah
dibintanginya.
Catatan karirnya di bidang film dimulai dengan menjadi produser sekaligus aktor dalam film
Denias, Senandung di Atas Awan. Dua tahun kemudian ia juga muncul dalam film Oh Baby
sebagai aktor. Perannya dalam film GARUDA DI DADAKU ini adalah sebagai instruktur pelatih
klub sepak bola Arsenal, Pak Johan yang disiplin dan penuh dedikasi untuk melatih anak-anak
agar bisa menjadi pemain sepak bola yang bagus.

Dari Trailernya cukup bikin banyak orang penasaran, gimana akhir cerita ini. Mudah2an rasa penasaran ini terjawab setelah filmnya dirilis di bioskop Indonesia. Nantikan saja…..

Download Trailer Garuda Di Dadaku by Ziddu

download arrow

Review OST Garuda Di Dadaku di my space

pinginbelajar9

OSt ini bersisi lagu Netral – Garuda Di dadaku

sumber : wikipedia, http://garudadidadaku.com , myspace.com, youtube.com

enjoyedsh2

7 thoughts on “GARUDA DI DADAKU”

  1. Menurut aq ceritany patri0tisme bnget.aq jg blm prnah n0nt0n, mlihat spenggal critany yg menunjukan smangat untuk mraih impian. 0zZ,. ya kapan sih film ini akan d putar..?:)

  2. Tayangin buat umum dong ya, gasempet ke jakartanya, trus diadain berepisode jangan langsung end 😦 adain juga jumpa fans ;;)
    Thanks a lot ˆ⌣ˆ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s