Serat Optik 4

BAB IV

SISTEM KOMUNIKASI SERAT OPTIK (SKSO)

4.1 Prinsip Kerja SKSO

Serat optik adalah suatu bumbung gelombang yang berisi dielektrik dengan indeks bias tertentu yang digunakan untuk merambatkan energi elektro magnetik pada frekuensi antara 300 – 600 TeraHertz (frekuensi optik). Karena frekuensi kerjanya berupa frekuensi optik (cahaya), maka sistem ini bekerja berdasarkan perambatan sinyal cahaya.

Sistem komunikasi serat optik mempunyai prinsip yang berbeda dengan sistem microwave dalam hal frekuensi kerja gelombang pembawa yang digunakan untuk membawa informasi. Carrier berupa cahaya mempunyai frekuensi sebesar 200 THz, yang sangat jauh berbeda dengan carrier microwave (1 GHz).


Dari segi kapasitas data yang dapat diangkut oleh sistem komunikasi cahaya, terdapat peningkatan kapasitas informasi yang dibawa oleh gelombang carrier karena frekuensi gelombang tersebut termodulasi ke bentuk gelombang cahaya. Sebagai contoh, 1% dari informasi mempunyai carrier secara potensial dengan bit rate mendekati 1 Tb/s. Ini adalah bandwith yang sangat lebar dari sistem komunikasi optik.

Secara umum, komponen yang membentuk sistem SKSO ada 3, seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4.1:

1. Transmitter, yaitu sumber informasi. Sistem ini mampu mengubah energi listrik ke bentuk energi cahaya. Sumber informasi cahaya ini mempunyai spektrum cahaya yang berbeda-beda. Spektrum yang berbeda inilah yang membedakan macam-macam jenis informasi.

2. Media transmisi, yaitu serat optik, yang akan merambatkan sinyal cahaya. Kapasitas serat optik ditunjukan oleh kemampuan menampung berbagai spektrum cahaya yang akan dirambatkan ke bagian penerima.

3. Receiver, yaitu sistem penerima yang mampu mengubah sinyal cahaya ke bentuk informasi aslinya.

Sistem komunikasi optik dapat diklasifikasikan menjadi 2 kategori utama:

Ø Komunikasi terarah (guided). Di dalam sistem komuniasi optik terarah, pancaran sinar optik yang diemisikan oleh transmitter dibatasi. Karena semua komunikasi optik terarah menggunakan media transmisi fiber optik, umumnya teknik ini digunakan dalam sitem komunikasi fiber optik. Teknik penggunaan gelombang cahaya terkadang digunakan dalam sistem komunikasi fiber optik, baik sistem terarah maupun sistem tidak terarah.

Ø Komunikasi optik tidak terarah (unguided). Di dalam sistm ini, pancaran sinar optik diemisikan oleh transmitter secara menyebar memenuhi ruangan, mirip dengan pancaran gelombang mikro. Walau bagaimanapun, sistem komunikasi optik tidak terarah kurang cocok/sesuai untuk aplikasi broadcasting daripada gelombang mikro karena cahaya menyebar hanya sekitar arah depan saja dimana sumbernya menghadap (karena mempunyai panjang gelombang yang pendek). Teknik tersebut umumnya membutuhkan penentuan titik yang tepat antara pengirim dan penerima.

download selengkapnya disini

Download Lainnya >> BAB 1BAB 2BAB 3BAB 5Summary Download ALL Version <<

Baca versi html >> BAB 1BAB 2BAB 3 – BAB 5 <<

2 thoughts on “Serat Optik 4”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s