Tujuh Film Dicoret dari FFI 2008

Sebanyak tujuh dari 57 film bioskop dicoret oleh panitia dari daftar peserta Festival Film Indonesia 2008 karena tidak sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan FFI.

Ketua Panitia Pelaksana FFI 2008, Akhlis Suryapati kepada di Jakarta, Selasa, mengatakan film yang dicoret tersebut karena materi filmnya tidak sesuai dengan yang ditetapkan dalam Pedoman Pelaksanaan FFI, yakni format film seharusnya seluloid 35 mm dan film tersebut disutradaai oleh orang Indonesia.

Film-film yang dicoret tersebut adalah Love, The Police, Kantata Takwa, Kita Punya Bendera, Cerai, Mata Pena Mata Hati, dan Perempuan Berkalung Sorban.

Akhlis mengatakan film Love dan The Police dicoret karena disutradarai oleh warga negara asing, yakni Kabir Bathia (Love) dan Aliong Wong (The Police).

“Sedangkan sisanya yang lima film itu ada yang karena masih dalam proses editing dan ada juga karena materi film yang diserahkan dalam bentuk DVD bukan dalam bantuk seluloid 35 mm,” katanya.

Sementara itu sejumlah film yang telah masuk dalam daftar peserta didominasi oleh film produksi MD Entertainment, Sinemart, dan Starvision.

Film-film produksi MD Entertainment di antaranya Oh Baby yang dibintangi Cinta Laura, Ayat-ayat Cinta, Best Friend, Asoy Geboy, dan Cinlok. Film produksi Starvision yang masuk daftar peserta di antaranya The Tarix Jabrix, Basahh, Barbi3, Mengaku Rosul, dan XL.

Sedangkan film produksi Sinemart yang juga mendominasi peserta FFI 2008 adalah Kata Maaf Terakhir, Kalau Cinta Jangan Cengeng, Doa yang Mengancam, dan The Real Pocong.

“Selain film-film bioskop tersebut, panitia juga menerima 36 film pendek dan 40 film dokumenter. Semuanya akan diseleksi oleh dewan juri yang telah terpilih,” kata Akhlis.

Dewan Juri
Dewan Juri FFI 2008 telah disusun oleh Panitia Pelaksanan dan disahkan oleh Panitia Penyelenggara. Tahun ini komposisi dewan juri adalah Niniek L Karim sebagai Ketua Dewan Juri untuk kategori Film Bioskop, Iwan Wahab sebagai Ketua Dewan Juri untuk Film Dokumenter, dan Hardo Sukoyo sebagai Ketua Dewan Juri kategori Film Pendek.

“Untuk kategori film bioskop jumlah dewan juri sebanyak tujuh orang, untuk dewan juri film pendek dan film dokumenter masing-masing lima orang,” katanya.

Ia mengatakan Panitia Penyelenggara dan Panitia Pelaksana FFI 2008 telah menetapkan acara puncak berupa malam penghargaan akan dilaksanakan pada 12 Desember mendatang di Bandung.

Akhlis menambahkan tahun ini akan menjadi awal kebangkitan kembali FFI. Hal ini ditandai dengan adanya perubahan tata laksana penyelenggaraan FFI yang telah dirumuskan dalam bentuk pedoman baru oleh 10 orang dari kalangan insan perfilman dan jurnalis.

Tim tersebut di antaranya adalah Niniek L Karim, Riri Riza, Arya Gunawan, JB Kristanto, dan Ilham Bintang. Selain perubahan tata laksana, tahun ini panitia telah melakukan perubahan desain Piala Citra. Untuk desain Piala Citra model baru, panitia menunjuk tim khusus yang diketuai oleh Heru S Sudjarwo, S.Sn.

Ditulis kembali dari http://www.kompas.com edisi Rabu, 5 November 2008

One thought on “Tujuh Film Dicoret dari FFI 2008”

  1. Pret !!! Eh* panatia terhormat! Tolong ya! Kenapa film “LOVE” tidak masuk FFI2008 ! Hanya karena disutradarai oleh WNA ? Haduh ! Penilaian nya picik sekali ! Yang penting kan, diproduksi oleh WNI . Kalau begitu, kenapa Aktor/Aktris yang bukan WNI bisa masuk FFI ? Seperti : Nirina Zubir (Madagaskar) / Pevita Pearce yang malah masuk Aktris Terbaik 2008 ??? [̣̇o̲̲̲̅]̣̇[̣̇κ̲̲̲̅]̣̇[̣̇e̲̲̲̅]̣̇! CUKSTAW yah!!! Hell !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s